PILIHAN METODE

profilekomunikasipaketkontak
paket tour 2 malam paket tour 3 malam paket tour 4 malam
Paket Tour Murah

Banyak siswa yang walaupun sudah menyelesaikan pendidikan di SLA tidak lancar berkemunikasi dalam bahasa Ingris, dan bahkan ada yang mengalami kesulitan cukup besar. Mungkin metode ini bisa membantu. Belajar bahasa asing sekarang ini sebenarnya ada sumber melimpah di internet, akan tetapi mungkin yang tidak ditemukan adalah konsep dasar dari belajar bahasa itu sendiri. Oleh karena itu mengapa banyak orang beranggapan bahasa asing itu sulit.

Harus diingat bahwa belajar bahasa itu harus dikuasai secara bersamaan : tata bahasa, tulisan, dan intonasi, jangan sampai salah satu terlepas dari pembentukan pemahaman. Jika ini sudah dilakukan dengan benar barulah meluaskan kosa kata atau komprehension. Kompehension tidak bisa dilakukan dengan menghafal kata-kata dalam kamus, akan tepati melalui konteks kalimat yang hidup sehari-hari dengan membaca mulai dari tulisan sederhana seperti cerita anak-anak, kemudian tingkatkan dengan karya sastra remaja atau karangan-karangan manual misalnya buat jajan, petunjuk mobile phone, dan sebagainya. Setelah lancar ini baru meningkat ke ilmiah populer dan jurnalistik, jurnalistik sendiri beragam, bisa paling akhir karena bahasanya banyak yang sering tidak populer dan tidak baku. Terjemahkan dari Ingris ke Indonesia dan sebaliknya secara sehimbang, dan mulai mendengarkan percakapan atau berita asli dari Euronews, Aljeesera, France24, dan yang paling bagus pengucapannya justru wartawan di DW, karena di Euronews kebanyakan pakai tenaga bukan orang Inggris, hanya beberapa saja, dan membaca dengan keras. Barulah mencoba berkomunikasi dengan pembicara Inggris. Memang langkahnya yang diperlukan agak panjang, karena belajar di luar lingkungan bahasa itu sendiri, akan tetapi yang penting langkah-langkah sudah benar. Silahkan mencoba. Cara ini berlaku untuk semua bahasa hanya untuk bahasa di Eropah selain Inggrs menuntut lebih banyak drill menulis, khususnya Perancis karena terlalu banyak deklinasi.

daftar MC Pembawa Acara
daftar Penyewaan Alat Musik
daftar Penyelenggara Acara Pernikahan
daftar Even Organiser
daftar Jasa Properti
daftar Kursus Tari
daftar Kursus Massage
daftar Lesson Sekolah
daftar Lesson Bahasa Ingris
daftarCara susun paket tour

Usaha Jasa Lainnya

Salah satu bentuk usaha yang paling berkembang di Bali mungkin tidak ada yang lebih pesat dan hebat dibandingkan dengan jasa yang dikenal secara internasional sebagai service. Berbagai bentuk jasa dari yang paling kreatif sampai dengan yang berdampak kepada penjualan warisan leluhur seperti tanah. Bukan saja di daerah perkotaan yang memang wajar karena warganya kebanyakan sibuk dengan pekerjaannya sendiri, akan tetapi sudah merambah ke pedesaan yang boleh dikatakan di Bali tidak ada daerah yang terpencil lagi. Artinya hampir semua pemukiman sudah bisa dihubungkan dengan transportasi.

Di daerah-daerah urban jasa yang paling diminati banyak kalangan di tahun 1980an adalah jasa penjualan warisan leluhur seperti tukang kapling tanah untuk perumahan mulai dari yang tipe kecil sampai dengan ukuran yang lebih luas. Kegiatan ini sepertinya berkembang tanpa mendapat perhatian tata ruang terus bergulir tidak peduli jalur hijau atau jalur merah atau jalur tak berwarna. Petugas tata kota seperti kerbau dicocok hidung.

Ada banyak juga pembicaraan mengenai jasa yang tak jelas yang ditawarkan secara sembunyi-sembunyi misalnya untuk menjadi pegawai tertentu atau jabatan tertentu, karena mereka ini tidak memasang papan nama atau tidak ada kartu nama pengusahanya, bahkan jasa tentang asmara. Kenapa hal ini bisa terjadi? Jawabannya gampang karena jumlah penduduk bertambah dengan pesat, sedangkan kuwalitas rendah, bahkan tidak sejalan dengan kebutuhan pengguna.

Namun kita harus bersyukur juga karena banyak jasa yang dibangun dengan kreatifitas yang nyata dan wajar berdasarkan inteletualitas seperti yang terjadi di bidang seni tari, seni suara, seni gambar, seni patung, dan jasa wisata. Untuk Bali jasa-jasa ini sebenarnya sangat memberikan dukungan pertumbuhan ekonomi di Bali. Namun belakangan terjadi masalah dalam pariwisata persoalan ketertiban pelaku, keamanan, dan salah persepsi yang agak fatal. Dari penyimpangan-penyimpangan ini ada yang menyebabkan bisnis wisata menjadi kompetitif, dan ada juga yang menyebabkan tidak kompetitif bahkan mengancam kelangsungannya. Salah satu yang menyebabkan kehilangan daya saing nantinya adalah adanya pemahaman oleh pemerintah daerah bahwa obyek wisata adalah tujuan pengembangan ekonomi berbasis wisata bukannya diartikan sebagai pemicu pembangunan ekonomi.