JASA WEDDING

profilekomunikasipaketkontak
paket tour 2 malam paket tour 3 malam paket tour 4 malam
Paket Tour Murah

Bali telah dinobatkan sebagai salah satu destinasi liburan bulan madu terbaik dunia berdasarkan kondisi sosial, budaya dan alamnya. Seharusnya nama ini bisa digunakan oleh daerah lain di Indonesia untuk mengangkat dirinya menjadi bagian dari Bali dengan cara melihat kondisi yang ada di Bali yang kemudian bisa diterapkan di daerah masing-masing, dan perbedaan potensi daerahnya justru akan manjadi kekayaan yang lebih menarik lagi. Komparasi faktor budaya yang meliputi dunia ide, sikap, dan visi dari penduduk adalah yang paling penting untuk mendukung pencapaiannya. Begitu banyak daerah di Indonesia yang mungkin saja alamnya lebih menarik dari Bali, akan tetapi masyarakatnya belum menjadikan wisata sebagai alat untuk membangun kebudayaannya dengan berbagai alasan.

Liburan bulan madu bagi wisatawan asing banyak terkait dengan rekreasi, penyegaran, dan kondisi yang demikian aman, fasilitas hidup mudah didapakan. Itulah kesannya sehingga jenis-jenis jasa seperti akomodasi privat, rekreasi air, pantai, massage, dan shopping merupakan syarat yang paling minimum untuk menjadi daya tarik liburan bulan madunya. Mungkin saja salah satu daya tarik alam yang demikian menonjol juga bisa dijadikan unggulan seperti pemandangan alam, pantai dengan airnya yang jernih, dan pusat perbelanjaan beserta akomodasinya yang bisa memberikan privasi cukup.

Liburan bulan madu bagi wisatawan asing ternyata bukan saja syarat akomodasi yang bagus, akan tetepi memerlukan kegiatan di luar akomodasi justru sangat mendapatkan perhatiannya. Seperti disebutkan di atas banyak sekali pilihan kegiatan yang diperlukan, sebagai tambahan wisata air yang dijalankan oleh kapal wisata merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting juga untuk itu. Akomodasi dekat air seperti di kepulauan seribu teluk Jakarta, pulau-pulau Gili di Lombok barat sebagai perbandingan dengan pulau-pulau nusa di Bali selatan misalnya sangat menarik bagi wisatawan bulan madu wisatawan asing.

daftar MC Pembawa Acara
daftar Penyewaan Alat Musik
daftar Penyelenggara Acara Pernikahan
daftar Even Organiser
daftar Jasa Properti
daftar Kursus Tari
daftar Kursus Massage
daftar Lesson Sekolah
daftar Lesson Bahasa Ingris
daftarCara susun paket tour

Usaha Jasa Lainnya

Salah satu bentuk usaha yang paling berkembang di Bali mungkin tidak ada yang lebih pesat dan hebat dibandingkan dengan jasa yang dikenal secara internasional sebagai service. Berbagai bentuk jasa dari yang paling kreatif sampai dengan yang berdampak kepada penjualan warisan leluhur seperti tanah. Bukan saja di daerah perkotaan yang memang wajar karena warganya kebanyakan sibuk dengan pekerjaannya sendiri, akan tetapi sudah merambah ke pedesaan yang boleh dikatakan di Bali tidak ada daerah yang terpencil lagi. Artinya hampir semua pemukiman sudah bisa dihubungkan dengan transportasi.

Usaha jasa penyelenggara wedding atau pernikahan di Bali khsususnya di kota Denpasar cukup banyak, mereka semuanya sudah berpromosi lewat internet, dari mereka yang hanya menangani ulang tahun pernikahan sampai dengan pelaksana pernikahan resmi dari berbagai kepercayaan. Salah satunya yang baru dan pengelolanya sudah sangat berpengalaman adalah Bali Shuka Wedding. Penelolanya bisa melaksanakan apa saja yang diperlukan oleh mereka yang melakukan perkawinan atau ultahnya saja.

Namun kita harus bersyukur juga karena banyak jasa yang dibangun dengan kreatifitas yang nyata dan wajar berdasarkan inteletualitas seperti yang terjadi di bidang seni tari, seni suara, seni gambar, seni patung, dan jasa wisata. Untuk Bali jasa-jasa ini sebenarnya sangat memberikan dukungan pertumbuhan ekonomi di Bali. Namun belakangan terjadi masalah dalam pariwisata persoalan ketertiban pelaku, keamanan, dan salah persepsi yang agak fatal. Dari penyimpangan-penyimpangan ini ada yang menyebabkan bisnis wisata menjadi kompetitif, dan ada juga yang menyebabkan tidak kompetitif bahkan mengancam kelangsungannya. Salah satu yang menyebabkan kehilangan daya saing nantinya adalah adanya pemahaman oleh pemerintah daerah bahwa obyek wisata adalah tujuan pengembangan ekonomi berbasis wisata bukannya diartikan sebagai pemicu pembangunan ekonomi.