SEKOLAH FAVORITE

profilekomunikasipaketkontak
paket tour 2 malam paket tour 3 malam paket tour 4 malam
Paket Tour Murah

Setiap akhir tahun para orang tua kebingungan untuk memilihkan anak-anaknya sekorlah mulai dari SMP, SMA, SMK sampai dengan perguruan tinggi. Ada mereka yang membabi buta memilih sekolah favorit, karena menurut pandangan mereka sekolah favorit itu kualitasnya sudah pasti bagus. Bahkan di masa lalu sebelum dibatalkan oleh MK ada yang mengaku stndard internasional atau RSBI atau SBI, akan tetapi guru-gurunya hanya sedikit berbahasa Inggris, berbeda sekali dengan sekolah swasta tertentu yang memang benar-benar berbahasa Inggris untuk semua mata pelajaran, seperti di Singapore, Malaysia, dan Thailand.

Bagi anda yang anak-anaknya ingin benar-benar mendapatkan pendidikan tingkat internasional harus teliti memilih sekolah, cari informasi sebanyak-banyaknya, jangan hanya melihat sepintas, demikian juga untuk memilih pendidikan lanjutan jangan sekedar dapat. Sebab banyak orang tua yang berpikir yang penting sekolah saja dulu, urusan lain belakangan. Sebenarnya pendapat seperti ini sangat salah, karena akan menjadi halangan bagi anak-anak setelah selesai belajar.

Di perguruan tinggipun sekarang ini banyak creativitas, ada banyak jurusan yang kita sebenarnya tidak tahu apa relevansinya dengan bidang kehidupan. Terlalu banyak orang tua yang beranggapan bahwa sudah terlalu banyak sarjana ekonomi, hukum, bahasa, sejarah, kesehatan sehingga mereka menghindari hal ini. Sebenarnya pendapat ini juga salah, karena tergantung si anak bagaimana dia mengembangkan ilmunya.

daftar MC Pembawa Acara
daftar Penyewaan Alat Musik
daftar Penyelenggara Acara Pernikahan
daftar Even Organiser
daftar Jasa Properti
daftar Kursus Tari
daftar Kursus Massage
daftar Lesson Sekolah
daftar Lesson Bahasa Ingris
daftarCara susun paket tour

Usaha Jasa Lainnya

Salah satu bentuk usaha yang paling berkembang di Bali mungkin tidak ada yang lebih pesat dan hebat dibandingkan dengan jasa yang dikenal secara internasional sebagai service. Berbagai bentuk jasa dari yang paling kreatif sampai dengan yang berdampak kepada penjualan warisan leluhur seperti tanah. Bukan saja di daerah perkotaan yang memang wajar karena warganya kebanyakan sibuk dengan pekerjaannya sendiri, akan tetapi sudah merambah ke pedesaan yang boleh dikatakan di Bali tidak ada daerah yang terpencil lagi. Artinya hampir semua pemukiman sudah bisa dihubungkan dengan transportasi.

Di daerah-daerah urban jasa yang paling diminati banyak kalangan di tahun 1980an adalah jasa penjualan warisan leluhur seperti tukang kapling tanah untuk perumahan mulai dari yang tipe kecil sampai dengan ukuran yang lebih luas. Kegiatan ini sepertinya berkembang tanpa mendapat perhatian tta ruang terus bergulir tidak peduli jalur hijau atau jalur merah atau jalur tak berwarna. Petugas tata kota seperti kerbau dicook hidung.

Ada banyak juga pembicaraan mengenai jasa yang tak jelas yang ditawarkan secara sembunyi-sembunyi misalnya untuk menjadi pegawai tertentu atau jabatan tertentu, karena mereka ini tidak memasang papan nama atau tidak ada kartu nama pengusahanya, bahkan jasa tentang asmara. Kenapa hal ini bisa terjadi? Jawabannya gampang karena jumlah penduduk bertambah dengan pesat, sedangkan kuwalitas rendah, lapangan kerja tidak berkembang.

Namun kita harus bersyukur juga karena banyak jasa yang dibangun dengan kreatifitas yang nyata dan wajar berdasarkan inteletualitas seperti yang terjadi di bidang seni tari, seni suara, seni gambar, seni patung, dan jasa wisata. Untuk Bali jasa-jasa ini sebenarnya sangat memberikan dukungan pertumbuhan ekonomi di Bali. Namun belakangan terjadi masalah dalam pariwisata persoalan ketertiban pelaku, keamanan, dan salah persepsi yang agak fatal. Dari penyimpangan-penyimpangan ini ada yang menyebabkan bisnis wisata menjadi kompetitif, dan ada juga yang menyebabkan tidak kompetitif bahkan mengancam kelangsungannya. Salah satu yang menyebabkan kehilangan daya saing nantinya adalah adanya pemahaman oleh pemerintah daerah bahwa obyek wisata adalah tujuan pengembangan ekonomi berbasis wisata bukannya diartikan sebagai pemicu pembangunan ekonomi.