KURSUS TARI & MUSIK BALI

profilekomunikasipaketkontak
paket tour 2 malam paket tour 3 malam paket tour 4 malam
Paket Tour Murah

Tari dan musik tradisional Bali dikenal di seluruh dunia karena Bali telah menjadi destinasi wisata sejak tahun 1930an. Karena sifatnya yang dinamik baik musik maupun tariannya menyebabkan banyak kalangan tertarik, termasuk masyarakat di luar Indonesia. Ada berbagai perkumpulan musik Bali di Amerika Serikat dan Eropah dan Jepang yang aktif melakukan pertujukan dan sering juga mereka ikut melakukan pertujukan di Bali.

Dikenalnya musik dan tari Bali menyebabkan juga banyak masyarakat dari luar Indonesia yang mempelajari tari Bali dan musik untuk kepentingan praktis, bukan hanya untuk kepentingan perpustakaan. Kedatangan wisatawan di Bali juga menghidupkan berbagai kegiatan kesenian dan sanggar-sanggar tari tempat anak-anak belajar menari. Bahkan hampir semua sekolah dasar di Bali menerapkan kurikulum tambahan belajar menari, dan ada juga yang sudah bisa memberikan pelajaran musik tradisional gong.

Bagi anda yang ingin belajar tari Bali sangat mudah untuk menemukan sanggar yang ada di desa-desa atau di perkotaan, atau datang ke sanggar-sanggar seni yang sudah punya nama besar seperti Ibu Arini SST, Arma Foundation, bahkan bisa bersekolah di KOKAR yaitu sekolah seni tingkat menengah yang ada di Gianyar. Perguruan tingginya ada di Denpasar bernama ISI, persis seperti yang ada di Jogyakarta, mereka juga punya berbagai jurusan seni kerawitan dan kreasi baru berdasarkan konsep tradisional.

daftar MC Pembawa Acara
daftar Penyewaan Alat Musik
daftar Penyelenggara Acara Pernikahan
daftar Even Organiser
daftar Jasa Properti
daftar Kursus Tari
daftar Kursus Massage
daftar Lesson Sekolah
daftar Lesson Bahasa Ingris
daftarCara susun paket tour

Usaha Jasa Lainnya

Salah satu bentuk usaha yang paling berkembang di Bali mungkin tidak ada yang lebih pesat dan hebat dibandingkan dengan jasa yang dikenal secara internasional sebagai service. Berbagai bentuk jasa dari yang paling kreatif sampai dengan yang berdampak kepada penjualan warisan leluhur seperti tanah. Bukan saja di daerah perkotaan yang memang wajar karena warganya kebanyakan sibuk dengan pekerjaannya sendiri, akan tetapi sudah merambah ke pedesaan yang boleh dikatakan di Bali tidak ada daerah yang terpencil lagi. Artinya hampir semua pemukiman sudah bisa dihubungkan dengan transportasi.

Di daerah-daerah urban jasa yang paling diminati banyak kalangan di tahun 1980an adalah jasa penjualan warisan leluhur seperti tukang kapling tanah untuk perumahan mulai dari yang tipe kecil sampai dengan ukuran yang lebih luas. Kegiatan ini sepertinya berkembang tanpa mendapat perhatian tta ruang terus bergulir tidak peduli jalur hijau atau jalur merah atau jalur tak berwarna. Petugas tata kota seperti kerbau dicook hidung.

Ada banyak juga pembicaraan mengenai jasa yang tak jelas yang ditawarkan secara sembunyi-sembunyi misalnya untuk menjadi pegawai tertentu atau jabatan tertentu, karena mereka ini tidak memasang papan nama atau tidak ada kartu nama pengusahanya, bahkan jasa tentang asmara. Kenapa hal ini bisa terjadi? Jawabannya gampang karena jumlah penduduk bertambah dengan pesat, sedangkan kuwalitas rendah, lapangan kerja tidak berkembang.

Namun kita harus bersyukur juga karena banyak jasa yang dibangun dengan kreatifitas yang nyata dan wajar berdasarkan inteletualitas seperti yang terjadi di bidang seni tari, seni suara, seni gambar, seni patung, dan jasa wisata. Untuk Bali jasa-jasa ini sebenarnya sangat memberikan dukungan pertumbuhan ekonomi di Bali. Namun belakangan terjadi masalah dalam pariwisata persoalan ketertiban pelaku, keamanan, dan salah persepsi yang agak fatal. Dari penyimpangan-penyimpangan ini ada yang menyebabkan bisnis wisata menjadi kompetitif, dan ada juga yang menyebabkan tidak kompetitif bahkan mengancam kelangsungannya. Salah satu yang menyebabkan kehilangan daya saing nantinya adalah adanya pemahaman oleh pemerintah daerah bahwa obyek wisata adalah tujuan pengembangan ekonomi berbasis wisata bukannya diartikan sebagai pemicu pembangunan ekonomi.