BATUBULAN

profilekomunikasipaketkontak
paket tour 2 malam paket tour 3 malam paket tour 4 malam
Paket Tour Murah

Desa Batubulan termasuk wilayah kabupaten Gianyar, yang lokasinya berbatasan di sebelah barat dengan kabupaten kota Denpasar. Hanya 20 km dari airport Ngurah Rai melalui jalan utama airport Sanur - Tohpati - Batubulan. Ada 3 kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat penduduk desa yang menarik sebagai obyek wisata, yaitu tarian Barong, tari Kecak, show room dari beberapa exporter handicraft dan seni patung kayu, dan yang paling menarik adalah seni patung padas. Seni patung padas ini merupakan kegiatan pokok masyarakat desa Batubulan sampai sekarang, dan mencapai puncaknya di tahun 1990an.

Ada dua jenis bahan yang digunakan oleh seniman untuk membuat patung yaitu padas putih agak kekuning-kuningan, dan padas abu-abu lokal. Bahan padas putih kebanyakan didatangkan dari luar pulau seperti dari Jawa dan Lombok. Di tahun 1990an hampir semua penduduk di desa ini membuat patung padas, sehingga setiap orang yang melewati desa akan melihat patung-patung cantik yang dipajang di pinggir jalan sepanjang hampir 2 km. Akan tetapi sekarang tinggal hanya beberapa saja yang masih kelihatan aktif untuk mengerjakan seni patung ini.

Walaupun jenis karya seni ini tidak bisa diekspor dalam jumlah besar, akan tetapi penjualan retail cukup memberikan penghasilan yang besar kepad para seniman karen mereka langung menjual ke langgnan. Memang untuk mengirim patung jenis ini ke luar negeri sangat sulit karena demikian rapuh, padahal minat importir sangat besar akan jenis patung ini karena lebih plastis dibandingkan dengan bahan kayu atau fiber. Sistem pengepakan yang demikain rumit dan mahal juga merupakan halangan yang cukup besar untuk mengirim jenis patung ini keluar negeri di samping tidak ada perusahan asuransi yang mau mejamin keselamatan pengangkutannya. Oleh karena itu kebanyakan seniman membuat patung yang sifatnya agak besar sehingga bisa dijadikan hallmark sebuah gedung perusahan, showroom, pura, dan sebagainya.

Di samping patung-patung yang cukup besar, banyak juga patung-patung ukuran kecil dibuat oleh para seniman sehingga mudah untuk ditenteng. Patung-patung yang tersedia lebih banyak menggambarkan seorang penari, dewa-dewi, dan jenis tokoh masyarakat tertentu. Namun demikian order untuk membuat patung tertentu bisa diterima, misalnya membuat patung seseorang, atau berdasarkan gambar. Hal ini banyak dilakukan di masa lampau oleh seniman terrtentu. Tidak semua seniman punya tempat memamerkan hasil karyanya oleh karena itu mereka taruh saja di rumahnya, dan para pembeli bisa mengeksplorasi desa ini sampai ke sudut-sudut untuk melihat mereka yang tersembunyi.