KLUB MALAM

profilekomunikasipaketkontak

paket tour 2 malam paket tour 3 malam paket tour 4 malam
Paket Tour Murah

Istilah klub malam itu mulai dikenak di Bali sejak tahun 1970an untuk menunjukkan sebuah hiburan di malam hari yang biasanya terdiri dari sebuah tempat khusus yang dibangun seperti restoran tertutup atau setengah tertutup. Dikenal luas seperti Peanut Club, Bali Moon Club, dan sebagainya. Tempat-tepat seperti ini ditemukan di dalam kota Kuta dan Sanur. Tidak banyak usaha-usaha seperti ini di masa itu, karena tujuannya hanya untuk menarik wisatawan asing, khususnya Australia. Karena tidak mudah untuk mengelola usaha semacam itu karena memerlukan ketrampilan khusus dan pemahaman terhadap kebudayaan wisatawan kshsusnya kebiasaan minum, snacks, dan kebiasaan pergaulannya. Tidak ada orang Indonesia atau Bali yang ikut dalam aktivitas seperti itu kecuali mereka yang dididik untuk melayani penyajian minuman, penyajian snacks dan makanan laiinnya.

Anehnya ada juga orang-orang kita yang menulis dan mengatakan bahwa klub malam seperti itu dikatakan tempat maksiat, seperti mereka sudah penah masuk ke tempat tersebut, padahal untuk masuk ke tempat seperti itu bagi orang lokal sangat tidak mungkin karena diadakan pengecekan yang sangat ketat. Ada juga yang menuduh bahwa tempat seperti ini merupakan sumber dari peredaran narkoba. Nampak sekali mereka tidak memahami apa sebenarnya yang terjadi dengan persebaran narkoba ini. Penyebaran narkoba justru terjadi di luarnya, di jalan-jalan atau orang per orang dengan cara penyebaran yang sangat licik. Sudah banyak yang tertangkap dan ternyata bukan orang klub malam, tetapi sepertinya orang yang sama sekali tidak ada hubungannya sama sekali.

Tidak ada klub malam yang liar di Bali, semua mereka terdaftar dan mendapatkan pengawasan dari pemerintah maupun masyarakat, karena keberadaan klub malam seperti itu berada di lingkungan wilayah desa adat di Bali, sehingga adat juga melakukan pengawasan. Tentu saja anggota warga adat tidak menginginan anak dan putri mereka kena masalah jika hal-hal yang disinyalir tersebut benar. Bukitnya tidak ada muda-mudai di lingkungan desa adat yang ada klub malamnya terlibat apalagi menjadi langganan mereka. Banyak pemuda atau orang kita yang bekerja di klub sperti itu adalah orang-orang baik dan bermartabat, punya keluarga, anak-anak tidak dicibir oleh warga masyarakat. Tidak ada pemerkosaan atau pelecehan sexual di Bali oleh karena adanya usaha-usaha seperti itu. Anda bisa membandingkan di manakah di wilayah Indonesia ini terjadi banyak pemerkosaan, kawin sirih, pencurian dan sejenisnya.

Bahkan ada tulisan juga yang tidak jelas sumbernya karena bisa dijelajah di internet, bahwa klub malam ini adalah tempat sex bebas. Pendapat ini benar-benar keliru dan tidak berdasarkan sumber primer dan justru sangat memalukan, lebih memalukan dari makna tuduhannya. Karena sangat kelihatan bahwa penulis itu tidak mengenal benar klub malam yang ada di Bali.

Profile - Kontak - Isi - Formalitas - Cafe - Club Malam - Disko - Gigolo - Kehidupan Malam - Panti Pijat - PSK - Sex - Tari Telanjang