DISKOTEK

profilekomunikasipaketkontak

paket tour 2 malam paket tour 3 malam paket tour 4 malam
Paket Tour Murah

Usaha hiburan yang bernama diskotek ini banyak muncul sekitar tahun 1990an ketika wisatawan asing khususnya Australia dan Jepang banyak yang berlibur di Bali. Usaha ini bertambah menarik ketika teknologi karaoke bisa diaplikasikan untuk menikmati hiburan bernyanyi sendiri atau bersama-sama kelompok suatu grup yang liburan bersama atau grup yang terjadi secara spontan karena kebetulan masuk ke ruang diskotek secara bersamaan dan terjadi kecocokan untuk kur sambil menikmati minuman dan makanan kecil. Sering kegiatan hiburan seperti ini sampai larut malam, karena sering juga menjadi tempat tukar menukar pembicaraan atau diskusi dengan topik-topik menarik dan ringan akan tetapi menghibur atau melawak untuk hiburan sendiri.

Tempat seperti inipun ada yang menuduh sebagai tempat maksiat tersembunyi atau bahkan ada yang menuduh sebagai tempat sex bebas, mengotori kesucian agama dan sebagainya. Sangat aneh karena sangat besar kemungkinan orang yang berkomentar tidak tahu apa yang dilakukan pada pada hiburan diskotek. Pada usaha-usaha resmi tidak ada orang Indonesia yang ikut-ikutan ke diskotek kecuali merek ayang bekerja melayani tamu seperi resepsionist, penyaji, dan pekerja yang penyiapan minuman dan snack, dan pemain musik.

Tidak ada usaha diskotek yang menyiapkan wanita penjaja sex atau menyediakan tempat untuk sex bebas di dalam ruangan usaha mereka atau di tempat lain sebagai bisnis seperti yang dituduhkan. Terlalu gegabah untuk menuduh sebuah usaha dengan alasan apapun tanpa memberikan pengamatan yang benar.

Setiap orang harusnya berpandangan positif, karena apapun kegiatan yang dilakukan akan ada 2 sisi yang bertentangan, dan pelaksanaannya tergantung kita, kebijaksanaan kita sebagai pemegang budaya apakah akan memakai sisi yang mana.

Profile - Kontak - Isi - Formalitas - Cafe - Club Malam - Disko - Gigolo - Kehidupan Malam - Panti Pijat - PSK - Sex - Tari Telanjang